Saya pernah mengalami di saat saya mencintai seseorang, dan setelah bertahun-tahun kemudian saya tetap mencintainya meskipun saya dan dia sudah tidak bersama. Mantan saya merupakan adik kelas saya sewaktu masih duduk di bangku sekolah menengah ke atas.

Dia merupakan cinta pertama saya sewatu di bangku sekolah, awalnya saling suka, meski tanpa kata. Setelah kami dekat, saya baru tahu sedari awal dia memang sudah memperhatikan saya, begitupun saya padanya.

Mei 2019, saya mencoba memberanikan diri untuk chat dia melalui facebook. saya tidak pernah kenal dia sebelumnya, tapi udah keburu naksir. Waktu ada kesempatan berpapasan dengannya, saya coba cari tau nama dia dibaju seragamnya dan akhirnya saya cari di favebokk, dan syukur ketemu, saya langsung menambahkan pertemanan dan tanpa ragu saya lansgung chat terlebih dahulu.

Pada keesokan harinya, saya jalan-jalan ke mall dan bertemu dengan doi, hanya bisa memperhatikan dari kejauhan saja.

Pada akhirnya saya juga mengetahui isi hatinya pun begitu, ternyata dia mencari tau tentang saya tanpa berani memulai awalnya. masih zaim zaim

Setelah beberapa saat kami belum sempat jadian. Kami dekat hanya beberapa bulan (6-7 bulan) sampai akhirnya saat saya lulus dan kami berjarak.

Sewaktu kami menjalin PDKT tidak banyak kenangan pada hubungan kami, hanya sekedar chat ataupun teleponan, bahkan untuk jalan berduan pun tidak pernah. Jika ada kesempatan ingin rasanya kembali ke masa itu dan mengabadikan hanya satu momen kebersamaan kami.

Tapi justru itulah kisah yang sangat membekas dihati saya. Mencintai dengan apa adanya bukan karena melihat sesuatu dari dia. dia merupakan wanita cinta pertama saya, orang nya sosok yang lucu, periang, sopan dan tulus, wajah nya yang sangat cantik dan menawan.

Setelah Beberapa Tahun kemudian kami bertemu kembali, karena dia masuk ke soklah saya, tapi saya tau dia sudah bersama seseorang dan saya juga sudah memilki pasangan. dan seperti biasanya kami berpapasan dan hanya melirik saja ... hehe..hehe..

Terimakasih untuk kamu Dina yang pernah saya kenal dulu, terimakasih  sudah sangat baik pada saya. saya harap kamu bisa menyelesaikan pendidikanmu sebagai dokter dengan lacar. kamu sangat cantik disaat memakai hijab, saya sangat bersyukur sudah pernah berkenalan dan di pertemukan dengan wanita sepertimu.